Posts

Refleksi MTPJ Minggu Sengsara IV: Jawaban Pertanyaan Diskusi dan Nyanyian Ibadah yang Diusulkan

Image
Perikop dalam Injil Markus 14:32–42 membawa kita pada sebuah momen yang sangat mendalam dalam kehidupan Yesus Kristus. Ia berada di taman Getsemani, menghadapi saat-saat menjelang penangkapan dan penderitaan-Nya. Dalam suasana penuh tekanan itu, Yesus mengajak murid-murid-Nya untuk berjaga dan berdoa.  Namun yang terjadi justru sebaliknya: Yesus berdoa dengan sungguh-sungguh, sementara murid-murid-Nya tertidur. Peristiwa ini tidak hanya menceritakan keadaan para murid saat itu, tetapi juga menjadi cermin bagi kehidupan orang percaya di masa kini. Mari kita masuk ke pertanyaan MTPJ dan mari kita jawab bersama. 1. Apa yang dimaksud dengan “berjaga dan berdoalah” menurut Markus 14:32–42? Jawaban:  Ajakan Yesus untuk berjaga dan berdoa bukan sekadar perintah untuk tidak tidur secara fisik. Lebih dari itu, Yesus mengajak murid-murid-Nya untuk tetap sadar secara rohani dan mengandalkan Tuhan dalam menghadapi pencobaan. Berjaga berarti memiliki kesadaran dan kewaspadaan rohani, menya...

Renungan Bina Remaja: 1 KORINTUS 1 : 10 -17 "SEIA SEKATA, ERAT BERSATU DAN SEHATI SEPIKIR"

Image
Bulan Peduli Remaja GMIM menjadi ruang penting bagi gereja untuk kembali menengok denyut kehidupan iman para remaja yang bukan hanya sebagai generasi penerus, tetapi sebagai bagian utuh dari tubuh Kristus hari ini. Remaja hidup di tengah dunia yang penuh figur panutan, tren, dan pengaruh kuat. Di satu sisi, itu memberi inspirasi; di sisi lain, tanpa disadari bisa menjerumuskan pada persaingan, pengelompokan, bahkan perpecahan dalam pelayanan. Firman Tuhan dari 1 Korintus 1:10–17 mengajak kita untuk berhenti sejenak dan bercermin. Paulus menegur jemaat yang aktif, cerdas, dan bersemangat melayani, namun perlahan kehilangan pusatnya yaitu Kristus. Renungan ini dihadirkan untuk menolong para remaja dan para pembina mengevaluasi arah pelayanan, apakah masih berpusat pada Yesus, atau sudah bergeser pada figur, gaya, dan “branding rohani” yang membanggakan manusia. Kiranya renungan ini menuntun kita kembali kepada panggilan sejati: melayani dengan hati yang tunduk, seia sekata, sehati sepiki...

PENGAKUAN IMAN RASULI

Image
PENGAKUAN IMAN RASULI Aku percaya kepada Allah Bapa, Yang Mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, TUHAN kita, yang dikandung daripada Roh Kudus,  lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah Pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan,  turun dalam kerajaan maut, pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati,  naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, Yang Mahakuasa  dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus;  Gereja yang kudus dan am; Persekutuan orang kudus; Pengampunan dosa; Kebangkitan daging; Dan hidup yang kekal. Amin. _______ Sahabat Gema Obor, Berdasarkan pengamatan yang penulis lakukan dalam berbagai ibadah di Gereja-Gereja GMIM, serta dengan mencermati beberapa tata ibadah yang digunakan dalam pelayanan jemaat, penulis menemukan hal yang menarik mengenai penggunaan Pengakuan Iman Rasuli dalam...

Refleksi MTPJ: Jawaban Pertanyaan Diskusi dan Nyanyian Ibadah yang Diusulkan

Image
Sejak awal, Tuhan tidak hanya memberi manusia tempat tinggal, tetapi juga tanggung jawab. Ketika Tuhan menempatkan manusia di Taman Eden, Tuhan mempercayakan ciptaan-Nya untuk dirawat, dijaga, dan diusahakan bersama. Alam bukan sekadar tempat hidup, tetapi titipan Tuhan. Mari kita masuk ke pertanyaan MTPJ dan mari kita jawab bersama. 1. Apa yang saudara pahami "Manusia Mengusahakan dan Memelihara Taman Eden" menurut Kejadian 2:8-17? Jawaban:  Menurut Kejadian 2:8–17, manusia ditempatkan di Taman Eden bukan sebagai pemilik mutlak, melainkan sebagai penjaga yang dipercaya Tuhan. Taman itu adalah ruang kehadiran Allah. Tempat relasi, bukan sekadar tempat tinggal. Segalanya sudah disediakan Tuhan dengan cukup, bahkan berlimpah. Namun, kelimpahan itu disertai dengan tanggung jawab. Mengusahakan taman berarti manusia dipanggil untuk terlibat aktif: bekerja, merawat, dan mengembangkan apa yang Tuhan tanamkan. Memelihara taman berarti menjaga agar ciptaan tetap hidup, tid...

Ketika Janji Tuhan Dimulai dari Kehilangan (Refleksi Kejadian 23:1-20)

Image
Banyak orang berpikir bahwa iman yang kuat tidak memberi ruang bagi kesedihan. Padahal Alkitab justru mencatat sebaliknya. Kejadian pasal 23 memperlihatkan Abraham menangis dan berduka. Pasal ini mengingatkan kita bahwa menjadi manusia yang percaya kepada Tuhan tidak berarti kebal terhadap kehilangan, melainkan berani menghadapinya bersama-Nya. Kematian Sara dicatat dengan sangat singkat dalam Alkitab. Singkat, tapi berat. Tidak ada pengantar panjang. Tidak ada drama. Alkitab hanya mencatatnya apa adanya, seolah mengingatkan bahwa kematian tidak pernah menunggu kesiapan siapa pun. Abraham menangis. Bapa semua orang beriman itu tidak langsung kuat. Ia duduk dan meratap. Ia membiarkan dukanya terlihat.  Ini menegurku. Iman yang dewasa bukan iman yang meniadakan air mata, melainkan iman yang berani jujur di tengah kehilangan. Manusia sering merasa harus “baik-baik saja” di hadapan Tuhan dan manusia. Seolah iman menuntut manusia menekan kesedihan. Padahal Abraham, orang yan...

SUSUNAN LITURGI IBADAH KOLOM

Image
SUSUNAN LITURGI IBADAH KOLOM Persiapan (Jemaat Berdiri) Menyanyi : “Ya Tuhan Tiap Jam” Tahbisan: ( Marilah kita minta tuntunan Roh Kudus untuk mentahbiskan ibadah ini) "Ibadah kolom saat ini tertahbislah di dalam nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Amin." Pengakuan Dosa & Berita Anugerah Allah  ( Jemaat Duduk) Menyanyi : “ Naikkan Doa pada Allah” Doa Pengakuan Dosa Menyanyi : “ Siapa yang Berpegang” Doa Pembacaan Alkitab Pembacaan Alkitab Khotbah Persembahan & Doa Syafaat Persembahan : Menyanyi : “ Sudahkah yang Terbaik ’Ku Berikan” Doa Syafaat Penutup ( Jemaat Berdiri) Menyanyi : “ Bapa Terima Kasih” Berkat : ( Pulanglah dan terimalah berkat Tuhan) " Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Yesus Kristus dalam tuntunan kuasa Roh Kudus menyertai dan memberkati kehidupan keluarga (keluarga yang kena giliran rumah) dan kehidupan kita semua dari sekarang sampai Maranatha." Jawab Jemaat: Amin… amin… aaamin.

DOA UNTUK GMIM

Image
Di tengah perjalanan pelayanan Gereja Masehi Injili di Minahasa saat ini, kita semua melihat dan merasakan bahwa gereja tidak berjalan di jalan yang sepenuhnya mulus. Ada pergumulan yang nyata yang di hadapi GMIM. Mulai dari dinamika dalam pelayanan, tantangan kehidupan jemaat, persoalan sosial yang ikut memengaruhi, sampai kelelahan batin yang kadang tidak terlihat tetapi terasa dalam langkah sehari-hari.  Semua ini mengingatkan kita bahwa gereja bukan hanya bangunan atau struktur, melainkan tubuh yang hidup dan yang terdiri dari manusia-manusia yang juga sedang berjuang. Justru di tengah situasi seperti inilah, iman kita diuji. Keyakinan bahwa Tuhan tetap memelihara, menyertai, dan menuntun gereja-Nya sering kali harus dipegang dengan lebih sadar dan lebih dalam. Dan mungkin, saat gereja menghadapi banyak tantangan, inilah waktu di mana kita kembali mengingat siapa yang sesungguhnya menjadi sumber kekuatan kita: Allah yang tidak pernah berubah. Karena itu, sebagai bagian dari tub...